“WHAT KIND OF HOLIDAY?”
Rencakan dulu tujuan liburannya mau melakukan kegiatan apa. Apakah ingin main air & berjemur di pantai, ingin merasakan sejuknya udara pegunungan, ingin bermain di theme park, atau mau shopping?
Yang juga penting adalah, mau liburan bersama siapa? Apakah dengan keluarga, berdua pasangan, ramai2 dengan teman atau genk arisan, dll.
Hal ini akan bisa membantu kita menentukan budget yg dibutuhkan, akomodasinya mau nginep dimana, apakah ambil tipe kamar hotel biasa, apartment, dll.
“BUDGET”
Berapa sih budget yang kita miliki untuk liburan kali ini?
Ini penting diketahui untuk bisa menentukan tujuan liburan-nya mau kemana.
Ada 4 pengeluaran utama liburan:
1. Transportasi (naik pesawat, kereta, kapal laut, mobil, dll)
2. Akomodasi (mau nginep di hotel, villa, apartment, dll)
3. Makan (berapa kali makan sehari, mau makan murah atau mewah)
4. Wisata/Shopping (masuk ke tempat2 wisata, berkunjung ke pusat2 perbelanjaan, dll)
Dana liburan ini harus bisa kita siapkan jauh2 hari, dan yang pasti liburan-nya jangan berhutang ya…? Nanti bisa disetrap oleh Ligwina Hananto (@mrshananto) lho…hehehe.
“DESTINATION”
Kalau 2 pertanyaan tersebut sudah terjawab, selanjutnya kita bisa mulai menentukan lokasi berlibur yang sesuai dengan keinginan.
Kalau pilihan pantai, kemana sih yang OK untuk pergi berdua pasangan atau rame2, mau ke Bali atau Lombok atau Kepulauan Seribu?
Mau wisata belanja, asyik-nya pergi kemana ya? Belanja local di Yogya atau Bali?
Jangan bosan untuk melakukan riset melalui internet atau bisa juga datang ke travel2 agent terdekat.
“PERFECT TIMING”
Tentukan dari jauh hari, kapan kita akan berlibur. Kalau belum bisa menentukan tanggal, minimal bisa tahu bulan apa kita akan berangkat liburan.
Yang penting kita ketahui adalah apakah bulan tsb “high season” atau “low season”, ini akan berpengaruh terhadap sesulit apa utk mendapatkan tiket/hotel, dan juga harganya.
Untuk di Indonesia, periode “high season” adalah bulan Juni-Juli saat liburan kenaikan kelas, Lebaran, Natal dan Tahun Baru.
Di Bali, periode “high season” tengah tahun adalah Juni – Agustus. Pulau Bali dikenal sebagai “winter escape” bagi penduduk Australia, sehingga bulan Agustus pun masih merupakan puncak keramaian wisata di Bali.
“TRANSPORTATION”
Tadi sudah ditentukan liburannya mau kemana, nah berarti kita juga sudah tahu pilihan transportasi-nya apa saja.
Apakah perlu naik pesawat, naik kereta, atau bahkan hanya perlu naik mobil pribadi?
Katakanlah kita harus naik pesawat ke tempat tujuan liburan, nah pesawat apa yang kita mau? Naik pesawat ‘berkelas’ atau mau ‘budget airline’?
Kemana beli tiket pesawatnya? Jaman sekarang hampir semua penerbangan memiliki website sendiri, dimana kita bisa langsung booking dan beli tiket di web tersebut.
Bisa juga datang ke sales office airline tsb atau ke travel agent terdekat.
Untuk naik kereta pun sekarang sudah bisa booking secara online, atau langsung ke loket penjualan di stasiun.
Oya, perlu dipikirkan juga transportasi di tempat tujuan, apakah harus sewa mobil atau naik bus atau naik kereta dll?
“AKOMODASI”
Menentukan akomodasi perlu pemikiran yang matang juga, karena ada beberapa factor, yaitu:
1. Tipe akomodasi (hotel/villa/apartment/hostel dll).
2. Lokasi Akomodasi (seberapa dekat dengan pusat keramaian/restaurant/toko dll).
Kalau pergi beramai2, sebaiknya mencari kamar dengan ukuran luas atau bisa pilih tipe apartment/villa yg memiliki kamar banyak.
Nah, kalau pergi dengan gaya backpacker, akomodasi tipe hostel atau hotel kelas melati bisa menjadi pilihan tepat.
Lokasi tempat tinggal seringkali menjadi point utama waktu kita memutuskan mau menginap dimana.
Lokasi yang ramai memang menjadi incaran favorit para turis.
Misalnya: Kuta di Bali, Gili Trawangan di Lombok, dll.
Jangan lupa, lokasi ini seringkali menentukan harga akomodasi lho. Hotel dengan kualitas sama di lokasi favorit biasanya lebih mahal daripada jika berlokasi di area lain yang tidak terlalu ramai.
Tapi sebetulnya jika transportasi tidak menjadi kendala, akomodasi dimanapun bisa dipilih.
“INTERESTING PLACES”
Tempat wisata di lokasi liburan sebaiknya bisa kita cari tahu sebelum berangkat. Caranya dengan melakukan riset kecil2an melalui pencarian di Internet, bertanya pada rekan yg sudah pernah ke sana, atau bertanya ke travel agent terdekat.
Pemilihan tempat wisata bisa jadi sangat berbeda jika kita pergi dengan kelompok orang yg beda, misal pergi dengan keluarga atau teman2 atau pasangan.
Biaya2 ke tempat wisata juga perlu diperhitungkan, misalnya mau masuk ke Bali Safari biayanya 110.000/orang (anak & dewasa sama), atau mau ke Candi Borobudur biayanya 25.000/orang.
Buat Itinerary se-optimal mungkin sesuai kemampuan peserta liburan. Itinerary bisa diatur berdasarkan lokasi, dibuat per-area.
“FOOD & BEVERAGES”
Sebaiknya jangan lupa cari tahu jenis2 makanan yang ada di lokasi tujuan liburan. Terutama buat kaum muslim yang tidak boleh makan babi.
Lebih menyenangkan jika liburan kita juga berfungsi sekalian wisata kuliner. Kita coba makanan2 setempat yang memang terkenal.
Mau mahal atau murah, itu tergantung pilihan kita.
Kalau liburan di dalam negeri, bisa dibilang biaya makan di Bali sama dengan di Jakarta. Tapi kalau perginya ke Bandung, Yogya, Solo, bisa lebih murah biaya makan dibandingkan dgn Bali/Jakarta.
Dan jangan lupa cari tahu juga tempat2 makan atau ngopi yang spektakuler, biasanya tiap kota selalu punya nih the best spot.
Misalnya di Bali, ada banyak spot2 keren utk menikmati sunset, di Yogya ada tempat2 makan dengan suasana berbeda, dll.
“SHOPPING”
Nah, yang satu ini biasanya juga akan masuk dalam itinerary liburan kalian. Apalagi kalau kita berkunjung ke kota yg memang terkenal dengan surga belanja-nya.
Katakanlah ke Solo, pasar klewer pasti jadi incaran kolektor batik. Dan kalau ke Bali, shopping di sekitar Kuta, Legian, Seminyak, dan Ubud menjadi incaran para turis.
Jadi, kalau tadi di dalam budget sudah disiapkan juga untuk jatah belanja, jangan lupa sekali lagi utk cari tahu tempat2 belanja terkenal dengan harga miring yang ada di tujuan liburan kamu.
Siapkan uang cash utk keperluan belanja ini, bisa juga menggunakan kartu kredit asalkan kita memang punya uangnya utk membayar tagihan.
Jangan lupa lho, ada maksimum berat bagasi yang berlaku jika kita bepergian dengan pesawat, jangan sampai kelebihan beban dan harus bayar extra mahal hanya karena kita belanja gila-gilaan.
OK, point2 utama untuk plan liburan sudah kita bahas di sini, dan perlu diketahui bahwa ada lho yang namanya jasa Travel Consultant, dan ini beda dgn travel agent. Seorang Travel Consultant akan memberikan konsultasi menyeluruh s/d membuatkan itinerary yg sesuai dgn peserta liburan.
Butuh jasa travel consultant, silakan email ke: liburanlokal@gmail.com
Selamat berlibur ya…?
Alamat web utk cari budget? Google aja, tergantung tiap kota, tapi di Indonesia sih gak akan banyak infonya.
thanks info-nya, nanti saya bantu promosikan via twitter @LiburanLokal